Tim Putra Banyuwangi Menang, Pelatihnya Menangis

Jember – Laga kedua tim sepakbola putra Banyuwangi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022 membuahkan hasil manis. Tumbalnya, kali ini adalah tim sepakbola putra Kota Pasuruan.

Moh. Fikri Ardiansyah berhasil melalui hadangan tim Kota Pasuruan tersebut dengan kemenangan tipis 1-0. Gol semata wayang kemenangan tim sepakbola putra Banyuwangi itu dicetak oleh Derby Adi Nugroho pada menit ke 15 di babak pertama.

Usai gol tercipta, anak asuh Eko Suhariyanto tercatat melakukan beberapa peluang. Namun, tak satupun menjadi tambahan skor.

Pun demikian dari tim sepakbola putra Kota Pasuruan. Mereka kerap kali membombardir pertahanan tim sepakbola putra Banyuwangi.

Akan tetapi, rapatnya tembok terkahir menjadi penghalang mereka untuk menyamakan kedudukan. Hingga akhir babak pertama, skor sementara 1-0 unggul untuk tim sepakbola putra Banyuwangi.

Usai turun minum, Eko Suhariyanto menginstruksikan agar pemain bermain lebih menekan. Hasilnya sejumlah peluang tercipta. Namun, semua terbuang sia-sia karena kedisiplinan pemain bertahan tim sepakbola putra Kota Pasuruan.

Bahkan, saking kuatnya kedua tim ini membuat tensi permainan memanas. Tim sepakbola putra Banyuwangi berusaha mengamankan skor. Sedangkan, tim sepakbola putra Kota Pasuruan ingin mengejar ketertinggalan.

Buntutnya, satu buah kartu merah diberikan kepada salah seorang pemain tim sepakbola putra Kota Pasuruan usai terjadi pelanggaran kepada pemain Banyuwangi di area kanan pertahanannya sendiri. Ketinggalan skor ditambah kekurangan satu pemain membuat langkah Kota Pasuruan semakin sulit.

Apalagi mereka harus mengejar waktu yang semakin menipis di babak kedua. Sebaliknya, tim sepakbola putra Banyuwangi hanya berusaha main aman. Mereka mencoba mengulur waktu dengan bermain dari kaki ke kaki.

Alhasil 90 menit dengan tambahan 4 menit berlalu. Tim sepakbola putra Banyuwangi memastikan diri menang atas tim sepakbola putra Kota Pasuruan.

Sorak sorai pendukung tim Banyuwangi menggelegar di stadion Notohadinegoro, Jember tempat pertandingan berlangsung. Atas hasil ini, tim sepakbola putra Banyuwangi berhasil menjadi pemuncak klasemen sementara.

Pelatih tim sepakbola putra Banyuwangi, Eko Suhariyanto sampai menitihkan tangis pasca pertandingan. Sedih haru serasa tak percaya anak asuhnya dapat memenangkan pertandingan kali ini.

Eko Mbah sapaan akrabnya begitu emosional usai laga ini. Dia merasa tak percaya bahkan tak menyangka kemenangan demi kemenangan berturut-turut dapat mereka raih.

“Saya dengar Banyuwangi tidak diperhitungkan, tapi saya berusaha menjawab itu dalam lapangan perkara apapun, apa yang terjadi di lapangan ya inilah sepakbola,” ungkap Coach Eko Suhariyanto, Selasa (22/6/2022).

Selanjutnya, Eko Suhariyanto bertekad menyapu bersih laga terakhir melawan Kabupaten Mojokerto. Bahkan, dia juga telah menginstruksikan agar pemain tetap tampil all out.

“Tidak ada pemain pelapis kedua ataupun pelapis ketiga. Kualitas pemain semua sama, tinggal siapa yang siap mereka akan kami turunkan pada laga terkahir. Terima kasih doa dan dukungannya,” pungkasnya. (mad)